Jumat, 16 Mei 2014

Rasa Yang Tertinggal


Tatapan ini begitu sayu dan lunglai
Tiada angin yang dapat meneduhkan
Bagaikan malam tanpa hadirnya bulan
Bintang pun enggan menemani

Sunyi tak berteman apapun
Yang ada hanya bunyi lirih lukiskan tangis
Entah, apa yang sedang menyerangku saat ini
Penyakitkah, atau bahkan virus yang tak ada obatnya

Segenggam rasa yang masih terkubur dalam keheningan
Seakan membuat hati ini tersayat,
Sungguh menyakitkan bila terus kutahan
Namun, apalah dayaku
Kau tetap penjaga dalam khayalku
Ya, hanya dalam imajinasi semuku

Seakan jeratan kisah ini memelukku
Aku ingin terbebas, namun tak kuasa
Oh Tuhan, bodohkah jika Aku mempertahankan ini?
Rasa yang tak pernah menemukan tempat berlabuh

Jika boleh kupetik Sang Surya
Inginku lemparkan, umpama dahsyatnya panas yang kupendam
Ketika itu, saat Kau berikan setangkai mawar
Bukan,
Bukan aku yang menerimanya............

Tidak ada komentar:

Posting Komentar